Pemkot Bandar Lampung Gelontorkan Rp400 Juta untuk Pasar Murah Ramadan di 20 Kecamatan

BANDAR LAMPUNG --- Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi menggelar Pasar Murah Ramadan secara serentak di 20 kecamatan pada Kamis, 26 Februari 2026. Program ini bertujuan menekan lonjakan harga bahan pangan pokok sekaligus menjaga daya beli masyarakat selama ibadah puasa.


Langkah intervensi pasar ini dilakukan melalui kerja sama strategis dengan Bank Indonesia dan sejumlah peritel lokal. Kebijakan tersebut merupakan upaya nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi menjelang perayaan Idulfitri 2026.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, menyebut program ini didesain agar masyarakat mendapat akses pangan dengan harga terjangkau. "Kegiatan ini kita laksanakan serentak di seluruh kecamatan untuk membantu masyarakat menghadapi Ramadan dan Idulfitri," kata Erwin.

Untuk mewujudkan program subsudi tersebut, Pemkot Bandar Lampung menggelontorkan dana dari APBD hingga ratusan juta rupiah. Total anggaran yang disiapkan pemerintah mencapai Rp400 juta untuk membiayai seluruh pelaksanaan pasar murah.

Secara teknis, operasi pasar ini dijadwalkan berlangsung dalam tiga fase pembagian. Tahap pertama telah berjalan pada 26 Februari, disusul tahap kedua pada 5 Maret, dan tahap ketiga yang bakal diselenggarakan menjelang Lebaran pada 12 Maret 2026.

Setiap tahapnya akan menjangkau seluruh 20 kecamatan di Bandar Lampung dengan titik kumpul warga yang digilir. "Tahap selanjutnya konsepnya sama, hanya lokasinya saja yang berbeda. Bisa di kelurahan atau titik yang lebih mudah dijangkau masyarakat," ujar Erwin.

Dalam operasi pasar ini, pemerintah daerah mengucurkan subsidi yang cukup signifikan untuk sejumlah komoditas utama. Subsidi untuk beras kemasan 5 kilogram dipatok sebesar Rp15 ribu, sedangkan telur ayam disubsidi Rp5 ribu per kemasan.

Kebutuhan pokok lain seperti gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu masing-masing mendapatkan potongan harga senilai Rp4 ribu. Selain itu, terdapat pula pasokan cabai dan bawang merah segar yang merupakan hasil kolaborasi langsung dengan Bank Indonesia.

Pada gelaran tahap perdana, setiap wilayah kecamatan menerima alokasi kuota barang yang telah disesuaikan dengan tingkat kebutuhan. Jatah tersebut mencakup 267 sak beras, 250 kilogram gula pasir, 250 bungkus minyak goreng dan telur ayam, serta 100 bungkus tepung terigu.

Pemerintah kota menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok ini akan tetap aman hingga hari raya tiba. Erwin menegaskan agar masyarakat tidak panik berbelanja atau melakukan aksi borong. "Masyarakat tidak perlu khawatir, stok sembako aman dan mencukupi," tegasnya.

Selain menjaga stabilitas harga pangan, kegiatan ini juga menjadi medium kampanye digitalisasi transaksi oleh Bank Indonesia. Masyarakat yang datang berbelanja secara aktif diarahkan untuk membayar menggunakan sistem *Quick Response Code Indonesian Standard* (QRIS).

Keuntungan pembayaran digital ini dirasakan langsung oleh masyarakat kelas menengah ke bawah yang hadir di lokasi. Salah seorang warga, Veni, mengaku sangat terbantu karena bisa menebus satu liter minyak goreng seharga Rp5 ribu dan telur Rp25 ribu per kilogram berkat penggunaan QRIS.

Asisten Analis Fungsi Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Anas Ikhsanudin, menilai langkah ini ampuh mendorong literasi keuangan warga. "QRIS bukan hanya untuk mempermudah transaksi, tapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," ucap Anas.

Menariknya, seluruh hasil transaksi penjualan melalui fasilitas QRIS dalam acara ini dikelola murni untuk tujuan sosial kemasyarakatan. Dana yang terkumpul dari masyarakat tidak masuk ke dalam kas Bank Indonesia, melainkan disalurkan melalui skema wakaf.

Dana wakaf tersebut nantinya dialokasikan sepenuhnya untuk membangun infrastruktur sumur produktif di wilayah Pringsewu. Dengan konsep ini, pasar murah tidak hanya meringankan beban ekonomi warga Bandar Lampung, tetapi juga memberikan manfaat sosial jangka panjang bagi wilayah lain di Provinsi Lampung.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda